Kesempatan kali ini, ingin saya gunakan untuk menjawab pertanyaan, yang ternyata masih dipertanyakan oleh cukup banyak orang. Pertanyaan yang saya maksud ini, bunyinya adalah, “Bisa tidak, kita memelet orang yang tidak atau belum kenal kita?”

Jadi misalnya kita kenal, sebut saja Si A. Kita pernah ketemu, lalu naksir. Jadi kita tahu orangnya, kita tahu namanya, bisa jadi juga kita punya fotonya, karena pernah lihat halaman media sosial dia. Tapi belum pernah berkenalan. Kita kenal dia, tapi dia tidak kenal kita.

Bisa tidak, kalau kita mau melet orang ini, biar mau sama kita? Biar dia nyari kita, tanpa kita perlu melakukan pendekatan?

Jawabannya adalah, tidak bisa. Sekali lagi saya ulangi, tidak bisa.

Kenapa tidak bisa? Karena itu sesuatu yang mustahil. Sama saja Anda minta dipeletkan artis yang Anda lihat di TV. Mustahil, kan? Kalau cara-cara seperti ini bisa dilakukan, bisa-bisa orang sekampung punya pacar artis semua. Suaminya pejabat semua. Tapi kenyataannya kan tidak seperti itu.


Baca Juga :


Kita hanya bisa mempengaruhi sukma dan perasaan seseorang, yang sudah sama-sama kenal. Karena aji pengasihan itu sifatnya sebagai alat. Fungsinya sebagai sarana. Namanya alat, ya hanya akan bekerja kalau kita pakai. Kalau kita pergunakan.

Alat pancing, misalnya, kalau hanya digantung di tembok ya tidak akan memberikan manfaat apa-apa. Tidak mungkin bisa mendatangkan ikan secara ajaib.

Aji pengasihan pun seperti itu. Kalau mau berkhasiat, ya harus dipakai. Harus ada komunikasi dengan target, ada pendekatan. Lha bagaimana ada pendekatan dan komunikasi, kalau targetnya bahkan tidak kenal dengan Anda?

Percaya tidak percaya, pertanyaan seperti ini cukup sering saya terima. Terutama dari mereka yang umurnya masih belia. Malah pernah, ada yang konsultasi pada saya, cerita panjang lebar, bilang bahwa mereka kasmaran, minta dipeletkan seorang lelaki. Dan ketika saya minta foto target yang dimaksud ini, saya malah dikirimi foto artis korea.

Bayangkan, dia minta dipeletkan artis korea, yang tidak bisa bahasa kita, dan kita pun tidak bisa bahasa dia. Ketemu tidak pernah, melirik apalagi.

Saya harap tidak satupun dari Anda bakal ikut-ikutan seperti itu. Saya yakin kita semestinya bisa berpikir lebih jernih dari contoh yang saya sebutkan ini. Jadi, saya cukupkan segini saja. Apa yang saya sampaikan semoga menjadi pengetahuan tersendiri bagi Anda.

Bisakah Memelet Orang Yang Tidak Mengenal Kita?
Tagged on:     
error: Content is protected !!