Bahasan kita kali ini, akan sangat cocok untuk Anda yang pasangannya sering berbohong. Entah itu suami, istri, tunangan, pacar, atapun hubungan dekat saja. Karena yang akan kita bahas, adalah seputar bagaimana caranya, menghadapi pasangan yang suka berbohong.

Sebelum bisa kita bahas, tentang bagaimana caranya menghadapi pembohong, ya terlebih dulu perlu kita akui dulu, bahwa dibohongi itu menyakitkan. Ketika pertama kali kita mengetahui, bahwa pasangan kita berbohong, perasaan kita pasti akan dibuat kecewa.

Akan tetapi, kekecewaan ini jangan sampai menjadikan Anda berlarut-larut dalam kesedihan, atau malah meledak-ledak seketika. Tetaplah tenang, agar bisa Anda tentukan langkah apa yang mau diambil selanjutnya.

Langsung saja, ada lima langkah yang bisa kita terapkan, ketika menghadapi pasangan yang berbohong.

Yang pertama, coba Anda ingat-ingat dulu, biasanya, pasangan Anda ini berbohong, dalam konteks apa? Di titik ini, setiap kali dia berbohong, Anda pasti sudah bisa melihat gelagatnya. Nah, cobalah untuk mengingat, kira-kira kejadian apa yang terjadi, atau percakapan apa yang memicu munculnya kebohongan tersebut.

Contoh, Anda berdua sedang membahas tentang kebiasaannya merokok. Atau kebiasaannya bermain game. Kemudian Anda menyadari ia berbohong dengan sengaja.

Dengan mengetahui konteks kebohongannya, Anda akan bisa memperkirakan, berbohongnya ini kira-kira soal apa. Kemudian apa alasannya, apakah pasangan takut membuat Anda kecewa, ingin menghindari konflik, atau barangkali ada alasan lain.

Langkah kedua, sampaikanlah pada pasangan, bahwa Anda menginginkan hubungan yang jujur dan terbuka. Jangan menuduhnya berbohong.


Baca Juga :


Meskipun Anda sudah tahu secara pasti, bahwa dia memang berbohong. Mengapa demikian? Karena tuduhan ini, tidak akan lantas membuat pasangan lebih jujur terhadap Anda. Yang ada, dia malah akan mengarang kebohongan lain, untuk menutupi kebohongan yang sebelumnya.

Daripada memaksa pasangan Anda untuk berkata jujur, lebih baik katakanlah, bahwa Anda mengharapkan kejujuran, serta keterbukaan, dalam hubungan yang Anda jalani berdua ini. Katakan pula, bahwa Anda sangat menghargai kejujuran, sepahit apapun itu.

Langkah ketiga, berikan pasangan Anda kesempatan, untuk menjelaskan mengapa ia memutuskan untuk berbohong. Langkah ini, tentu saja baru bisa Anda ambil, setelah dia mengakui kebohongannya. Tetap tenang, jangan sampai emosi. Biarkan dia memberikan penjelasan. Hargai pengajuan jujurnya, dan katakanlah bahwa Anda akan mencoba membantunya mengatasi masalah apapun yang ia hadapi. Sehingga ia tidak perlu berbohong lagi.

Namun perlu Anda catat, bahwa Anda tetap perlu waspada. Karena bisa saja, ia akan mengarang kebohongan lain, untuk menutupi kebohongan pertamanya, dengan harapan menarik simpati Anda.

Langkah keempat, katakanlah dengan jujur pada pasangan, bahwa Anda tidak suka dibohongi. Setelah ia berterus terang, dan setelah ia memberikan alasan, maka kemudian katakanlah bahwa Anda tidak suka dibohongi. Sampaikan apa adanya, bahwa Anda merasa tidak nyaman, dengan perilakunya, dan berharap agar hal tersebut tidak akan terjadi lagi.

Kemudian langkah terakhirnya, atau yang kelima, adalah giliran Anda untuk mempertimbangkan. Apakah kebohongannya ini, akan mempengaruhi hubungan Anda ke depannya atau tidak. Apakah pasangan ada kemungkinan akan berubah, atau tidak.

Jika kebohongannya terhadap Anda ini dilakukan terus menerus, bisa jadi ini merupakan pertanda adanya masalah serius. Dan besar kemungkinan watak buruk ini tidak akan bisa Anda ubah. Serta sangat berpotensi merusak hubungan Anda berdua. Dengan begitu, selanjutnya terserah Anda. Apakah ingin memberikannya kesempatan kedua, atau Anda lebih pilih mundur saja.

Langkah terakhir ini memang tidak mudah, selalu ingatlah untuk mempertimbangkannya matang-matang dan jangan terbawa emosi. Jangan membuat keputusan, dalam keadaan kepala Anda masih panas.

Itulah kelima langkah, yang bisa kita ambil, untuk menghadapi pasangan yang berbohong. Semoga menjadikan wawasan sekaligus pertimbangan tersendiri untuk Anda.

Bagaimana Menghadapi Pasangan yang Suka Berbohong?
error: Content is protected !!